kondisi Indonesia
Kondisi
Indonesia
Apa yang anda pikirkan setelah mendengar kata “kemiskinan
Indonesia” ? apa para pengemis, pengamen, anak jalanan, bahkan sampai
kepemerintahannya? Yang saya pikirkan setelah mendengar “kemiskinan Indonesia”
adalah kondisi masyarakat yang miskin bahkan pikiran manusianya juga miskin.
Ketika berangkat kuliah saya suka memperhatikan orang-orang
yang kurang mampu dijalan, saya
memperhatikan tingkah laku mereka, saya suka berpikir bagaimana peran
pemerintah dalam mengatasi kemiskinan mereka. Setelah dipikir-pikir mereka
hidup sendiri tanpa campur tangan pemerintah, apa pakaian dan makanan yang
mereka pakai dan makan itu dari pemerintah? Tidak sama sekali, mereka
mencarinya sendiri. Lalu apa peran pemerintah dalam mengatasi kemiskinan di Indonesia
? peran pemerintah yang sesungguhnya adalah memperkerjakan mereka agar mereka
bisa hidup mandiri. Tapi kalau tidak ada instansi yang membutuhkan mereka
bagaimana? Yaa itulah peran entrepreneur sejati. *loh
Saya akan menceritakan apa yang saya lihat jika berangkat
ke kampus, ketika menuju terminal kampung rambutan saya sering melihat
anak-anak seumuran sd sampai sma yang berada dijalan tanpa seragam, sudah
dipastikan mereka tidak bersekolah. Inilah kondisi Indonesia yang penerus bangsanya
tidak difasilitasi pendidikan. Katanya sih Indonesia adil dan beradab tapi
nyatanya tidak sama sekali, bagi orang miskin. Lalu saya juga melihat pemulung
dipagi hari, sepagi itu dia sudah mencari sampah-sampah dari masyarakat
jakarta, begitu kejamnya bangsa ini. “Memulung dinegeri sendiri” yaa agak kejam
tapi kenyataannya seperti itu. Lalu ketika dibis atau Transjakarta, saya juga
suka memperhatikan pakaian-pakaian penumpang. Pakaian sebenarnya menggambarkan
kondisi perekonomian mereka juga kan. Kesimpulan dari yang saya lihat yaa
mayoritas penduduk dijakarta mengalami kemiskinan. Suatu hari sebelah saya ada
bapak-bapak dengan membawa tas yang usang dan jaket agak bolong dan terlihat
bekas jahitan, saya sedih melihatnya karena saya berpikir jika orang tua saya
yang seperti itu saya akan sedih sekali. Yaa semua itu disebabkan
ketidakmampuan untuk membeli.
Dan ketika saya naik bis biasa yang menuju kampus saya,
selalu ada pengamen yang bernyanyi dan berorasi untuk penumpang. Suara mereka
bagus menurut saya tapi mereka tidak beruntung untuk menjadi penyanyi *loh…
mereka masih muda tapi pengangguran, peran pemerintah sangat berpengaruh. Peran
entrepreneur juga sangat berpengaruh karena mereka yang memiliki pekerjaan,
tapi peran pemerintah untuk menumbuhkan entrepreneur baru sangatlah dibutuhkan.
Ketika sampai kampus saya suka melihat anak-anak kecil
berkeliaran di UNJ, saya suka bingung anak-anak itu berasal darimana dan kenapa
mereka tidak bersekolah padahal mereka masih kecil dan SD sekarang sudah gratis
dijakarta. Apa mereka disuruh orang tua mereka untuk mengemis, hem kejam sekali
orang tua seperti itu yang membiarkan anak-anak mereka miskin ilmu. Lagi-lagi
peran pemerintah dibutuhkan disini, yaitu memberikan pendidikan yang layak bagi
mereka bukan memberikan pendidikan mengemis kepada mereka. Untuk masa depan
bangsa Indonesia sangatlah dibutuhkan pemuda-pemudi yang kaya akan ilmu untuk
menjadikan Indonesia sebagai negara yang kuat dan makmur. Tapi nyatanya banyak
anak-anak di Indonesia yang tidak mengenal bangku sekolah.
Kemacetan, juga masalah jakarta yang sangat sulit
diatasi. Saya membutuhkan waktu 2 jam bahkan lebih untuk menuju kampus yang
sebenarnya bisa ditempuh hanya dengan setengah jam kalau lancar jaya. Begitu parahnya
kondisi ini, sepertinya dijakarta orang kaya semakin banyak dengan
dibuktikannya pertumbuhan transportasi pribadi yang tinggi. Apa iya? Hem..
bagaimana sih mengatasi kemacetan yang sudah akut ini. Menurut saya caranya
perbaiki kondisi transportasi umum sampai mirip dengan transportasi yang ada
dinegara maju, lalu perbanyak armadanya, lalu hilangkan sifat gengsi warganya,
selesai. Semua itu butuh uang banyak, tapi uang itu sepertinya lebih dibutuhkan
oleh pejabat-pejabat kita dibandingkan warganya L. Pejabat-pejabat
kita sepertinya sangat membutuhkan uang milik rakyatnya untuk mereka sendiri,
mereka sepertinya sangat miskin sampai-sampai uang rakyatnya yang diambil
banyak sekali L
kasian mereka. *lupakan
Sepertinya sudah cukup tulisan saya kali ini hehe.. mohon
dimaafkan jika ada penulisan kata-kata yang salah dan kurang berkenan. Mohon dimaklumi
hehe baru belajar.
Thanks buat yang membacanya
J
Komentar
Posting Komentar